Langsung ke konten utama

[ RILIS SITUASI YANG TERJADI DI DESA MULAWARMAN SAMPAI HARI INI 10 Maret 2020 ]


[ RILIS SITUASI YANG TERJADI DI DESA MULAWARMAN SAMPAI HARI INI 10 Maret 2020 ]


Sejak satu bulan terakhir, telah terjadi Longsor di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong  Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Prov. Kalimantan Timur. Longsor diakibatkan oleh aktivitas pertambangan batu bara yang terus mendekati pemukiman warga selama ini. Daerah tersebut terdapat 2 perusahaan tambang batu bara, yaitu PT. KPUC dan PT. JEMBAYAN MUARA BARA.




Sudah hampir 2 bulan ke belakang, warga  Desa Mulawarman telah mendirikan POSKO untuk pengungsian warga RT 17 & RT 18, dengan jumlah 50 Kepala Keluarga.

Longsor tersebut mengakibatkan adanya pergeseran tanah yang mengakibatkan rusaknya rumah warga dan jalan utama Desa Mulawarman mengalami keretakan.

Padahal, daerah longsor tersebut terdapat Alarm Penanda Pergeseran Tanah. Namun, pada saat alarm berbunyi pihak perusahaan malah mengatakan adanya korsleting pada alarm.




Menurut Pak Jai (nama samaran), selaku warga Desa Mulawarman, mengatakan bahwa telah dilakukan perundingan antara pihak pemerintah dengan perusahaan, akan tetapi hasil dari perundingan tersebut tidak sesuai dengan keinginan warga. Warga menuntut agar tanah pemukiman dibebaskan dari pertambangan.


[Ditulis oleh Bidang Media & Propaganda KBAM] 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fadli Zon Memanipulasi Tragedi Mei 1998

  Tragedi Mei 1998 adalah salah satu babak terkelam dalam sejarah modern Indonesia. Ribuan nyawa melayang, properti ludes terbakar, dan yang paling mengerikan, laporan-laporan tentang perkosaan massal terhadap perempuan Tionghoa mencoreng kemanusiaan. Dalam iklim politik pasca-reformasi yang masih rentan, upaya untuk memahami, merekonstruksi, dan merekonsiliasi sejarah krusial untuk memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah terulangnya tragedi serupa. Namun, di tengah upaya tersebut, muncul narasi-narasi tandingan yang alih-alih mencerahkan, justru berpotensi memanipulasi ingatan kolektif, bahkan menolak keberadaan fakta-fakta yang telah terverifikasi. Fadli Zon sebagai Mentri Kebudayaan Republik IIndonesia, sebagai figur publik dan politisi, kerap menjadi sorotan dalam konteks ini, khususnya terkait pandangannya yang meragukan insiden perkosaan massal 1998. Fadli Zon dan Penolakan Fakta: Sebuah Pola yang Berulang Fadli Zon, melalui berbagai platform, termasuk media sosial ...

KELANGKAAN MINYAK DI KOTA PENGHASIL MINYAK TERBESAR

  Namaku Muchamad Abim Bachtiar (akrab disapa bach), saat ini sedang berkuliah di Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Selama mengikuti perkuliahan kurang lebih 6 semester dan sedang getol – getolnya aktif di Eksekutif Mahasiswa, saya tertarik untuk mengangkat isu minyak yang akhir – akhir ini hangat diperbincangkan di Kalimantan Timur. Kita semua mengetahui bahwa di Kalimantan Timur terdapat sebuah kota dengan penghasil minyak terbesar ketiga di Asia Tenggara, kota yang menjadi pusat ekspor minyak di berbagai provinsi hingga negara lain. Namun sayangnya, masyarakat yang hidup di kota tersebut malah mendapatkan masalah krisis atau kelangkaan dalam mendapatkan minyak dalam bermobilisasi. Kota ini tidak lain dan tidak bukan adalah Kota Balikpapan. Aku akan memantik tulisan ini dengan memberitahu ke kawan – kawan semua bahwa Pertamina yang mendapatkan lisensi BUMN tak bosan - bosannya merugikan rakyat kecil. Korupsi yang meraup keuntungan 900t me...

Terancam Hilangnya Hutan di Kalimantan Timur

       Indonesia masuk ke dalam 10 Negara dengan hutan terluas di dunia. Namun sayangnya, prestasi tersebut akan menghilang, cepat atau lambat. Deforestasi yang dilakukan di negeri ini (tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit) secara terus menerus mengerus hutan di Bumi Kalimantan. Hal ini tercatat bahwa deforestasi di Indonesia pada tahun 2024 mencapai angka 261.575 hektare, meningkat 4.191 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar deforestasi ini terjadi di Pulau Kalimantan (129.896 ha), dengan Kalimantan Timur menjadi Provinsi dengan Deforestasi tertinggi (44.483 ha).   Sungguh sebuah ironi yang menyentuh hati saya untuk menulis persoalan Hutan di Kalimantan Timur yang terus diekstraksi oleh pertambangan dan alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit.      Kalimantan Timur terkenal akan Hutan Tropis Lembab yang asri dan berlimpah ruah. Hutan yang menghasilkan flora ikonik seperti Kayu Ulin, Anggrek Hitam, Mangga Kas...