Langsung ke konten utama

Postingan

CHE GUEVARA SURAT CHE KEPADA FIDEL CASTRO 1965

CHE GUEVARA SURAT CHE KEPADA FIDEL CASTRO 1965 Surat ini dibacakan oleh Fidel Castro pada tanggal 3 oktober 1965, pada rapat terbuka yang mengumumkan Komite Sentral Partai Komunis Kuba yang baru terbentuk dengan dihadiri oleh istri Guevara dan anak-anaknya, Castro menyatakan:   "Saya hendak bacakan sebuah surat, yang ditulis tangan dan kemudian diketik, dari kawan Ernesto Guevara, yakni penjelasan diri ....Tertulis demikian: 'havana' --tanpa tanggal, surat yang musti dibacakan pada kesempatan yang amat baik, namun sesungguhnya dibuat pada tanggal 1 April tahun ini." Pembacaan, surat ini merupakan penjelasan terbuka pertama kali sejak Guevara tidak pernah nampak lagi di Kuba. Havana, Tahun Pertanian Fidel: Pada saat ini aku teringat banyak hal --ketika aku pertama kali bertemu denganmu di rumah Maria Antonia, ketika kau mengusulkan aku untuk ikut serta, seluruh ketegangan terlibat dalam persiapan itu.(peperangan/gerilya melawan Batista,  pent )...

ANAK MUDA BELAJAR-1 ; POLEMIK CALON PIMPINAN KPK

PERSEMBAHAN ANAK MUDA BELAJAR-1 POLEMIK CALON PIMPINAN KPK oleh Kelompok Lembuswana Permasalahan seakan berkembang biak menerpa Ibu Pertiwi. Berbagai macam isu timbul tenggelam layaknya batu karang di laut. Belum kelar masalah rasisme, masyarakat harus berhadapan dengan masalah politik pemerintahan. Polemik pemilihan calon pimpinan KPK periode 2019-2023 tepatnya. Sebelum terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK, empat nama yang menjadi saingan kuatnya yakni Nawawi Pomolango (Hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali), Lili Pintauli Siregar (Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban/LPSK), Nurul Ghufron (Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember), dan Alexander Marwata (Komisioner KPK petahana sekaligus mantan hakim tindak pidana korupsi). Menjadi sorotan masyarakat, Firli Bahuri saat ini masih menjabat sebagai Kapolda Sumsel. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Namun, Penasihat KPK Muhammad Tsani Annafari mengatakan mantan Kapolda NTB pern...

ANAK MUDA BELAJAR-1 ; RASISME DAN PELANGGARAN HAM DI PAPUA

PERSEMBAHAN ANAK MUDA BELAJAR-1 RASISME DAN PELANGGARAN HAM DI PAPUA 1. Rasisme Rasisme adalah pandangan terhadap ideolgi atau paham yang dianut oleh masyarakat yang menolak atau tidak suka pada suatu golongan masyarakat tertentu yang biasanya berdasarkan ras, agama, suku, dan lain sebagainya. Rsisme dapat mejadi factor terjadinya diskriminasi social, kekerasan rasial, termasuk genosida. Bagaimana cara untuk menangkal pengaruh rasisme yang terjadi saat ini? 1. Kita semua terlahir setara dan sama lho. Bahkan di dalam semua kitab suci agama manapun kita sebagai manusia setara dan diajarkan untuk bersikap baik kepada sesama makhluk. foto: catholicnews.org.uk 2. Cobalah untuk berteman dengan orang yang berbeda, baik beda ras, beda suku maupun beda agama. Pertemanan semacam ini akan menimbulkan rasa toleransi yang tinggi di antara perbedaan. foto: defendthemodernworld.wordpress.com 3. Jika tiba-tiba ada orang yang bersikap rasis kepada kamu, lawan...
REFLEKSI HARI PAHLAWAN :  TAN MALAKA (1922). Mengenal gagasan  Komunisme dan Pan-Islamisme Tan. Penerjemah: Ted Sprague, Agustus 2009 Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap p...
HARI MAHASISWA DAN PELAJAR INTERNASIONAL 17 NOVEMBER, SEBUAH REFLEKSI GERAKAN MAHASISWA & PELAJAR SAMARINDA Tanggal 17 November diperingati sebagai hari perlawanan mahasiswa dan pelajar di seluruh dunia yang dikenal sebagai Hari Pelajar Internasional atau International Student Day (ISD). Sejarah mencatat, 17 November diabadikan oleh Serikat Mahasiswa Internasional (International Student’s Union) yang bermarkas di Praha, Cekoslovakia (sekarang Ceko) sebagai Hari Pelajar Internasional, untuk memperingati peristiwa tragis berupa penutupan semua universitas dan eksekusi beberapa orang mahasiswa oleh Reichsprotektor Ceko (semacam perwakilan Nazi Jerman di Negara boneka Bohemia dan Moravia) pada 17 November 1939. Selain itu juga, 17 November juga diperingati oleh mahasiswa di Yunani yang dikenal sebagai Hari Mahasiswa Yunani 17 November, yang didasarkan pada perlawanan mahasiswa terhadap Junta Militer Yunani yang anti demokrasi. Penyerangan oleh Junta Militer dilakukan pada 17 ...
BPJS: Banyak Penyakit Jadi Sengsara SAH, iuran BPJS naik 100% atau dua kali lipat per 1 Januari 2020. Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan telah diresmikan Presiden Jokowi pada 24 Oktober 2019 lalu. Dengan begitu, pemerintah sukses menambah beban masyarakat menengah ke bawah untuk menanggung derita yang tak kunjung reda. Alasan pemerintah menaikkan iuran BPJS salah satunya adalah mengurangi defisit negara. Yang menjadi pertanyaan, apakah penyebab naiknya defisit negara hanya berasal dari tunggakan BPJS? Tentu saja tidak. Eskpor dan harga komoditas yang turun pada 2019 justru menyumbang angka defisit yang cukup tinggi. Selain itu, subsidi yang digelontorkan pemerintah untuk BPJS sebesar Rp 41 triliun dan biaya gratis untuk 26 juta orang pada 2019 hanya akan membebani APBN. Seharusnya, pemerintah memanfaatkan dana abadi untuk menunjang kesehatan masyarakat, bukan malah diperuntukkan...
PERKUAT KORUPSI, KPK DI RACUNI  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), merupakan lembaga independen yang lahir di era tahun 2001. Sebagai upaya meningkatkan daya guna dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi, dan juga sebagai lembaga yang lahir karena kurang baiknya kinerja lembaga yudikatif dalam hal ini Kejaksaan dan juga lembaga kepolisian. Bukan hanya itu, terjadinya korupsi yang terstruktur dan meluas hingga merugikan keuangan negara dan juga sebagai pelanggaran hak asasi manusia, sehingga melatar belakangi terbentuknya KPK. Lembaga KPK dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, berdasarkan pada undang-undang republik Indonesia nomor 30 tahun 2002 mengenai Komisi pemberantasan tindak pidana korupsi. Dan dalam tugasnya berpedoman pada lima asas yakni: kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, dan proporsionalitas. Lahirnya KPK sebagai lembaga anti rasuah memberikan dampak positiv bagi negara, terbukti dengan banyaknya tikus berdasi yang ...

MIMBAR BEBAS "DARURAT DEMOKRASI"

MIMBAR BEBAS "DARURAT DEMOKRASI" sumber : kelompok belajar anak muda Senin, 16 September, 2019, tepat pukul 13.30 WITA, Dihalaman parkir gedung MPK UNMUL, Kelompok belajar anak muda mengadakan mimbar bebas "DARURAT DEMOKRASI" serta konsolidasi hal ini berangkat dari Situasi di Indonesia pada saat ini masih bergejolak, yang dimulai dari tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang, Surabaya yang memicu gerakan massal rakyat di Papua yang memprotes rasisme, namun ujung-ujungnya pemerintah Indonesia mengirim militer ke Papua dengan dalih keamanan Obvitnas (Obyek Vital Nasional). Selain itu isu agraria makin bergejolak, seperti represifitas aparat tentara (TNI AD) terhadap rakyat di Urutsewu, represifitas aparat terhadap rakyat di Pekayon (Bekasi), dan baru-baru ini konflik agraria muncul lagi, yaitu antara masyarakat adat Batak Toba Samosir melawan rencana pengembangan industri pariwisata yang digagas oleh Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) ya...